fbpx

Fitur UTM di UTAS

Updated Juni 18, 2025
Estimated reading time: 2 min

Bayangkan Anda memiliki sebuah toko di pinggir jalan. Setiap hari, banyak orang datang berkunjung. Namun, Anda tidak tahu pasti apakah mereka datang karena melihat iklan di baliho, mendapat informasi dari teman, atau melihat promosi Anda di media sosial. Di dunia digital, hal ini bisa dilacak dengan menggunakan yang namanya UTM.

UTM (Urchin Tracking Module) adalah parameter khusus yang ditambahkan ke URL, yang berfungsi untuk melacak dari mana asal trafik pengunjung ke halaman web Anda. Dengan bantuan UTM, Anda bisa mengetahui apakah pengunjung datang dari Instagram, WhatsApp, email, atau saluran promosi lainnya—dan kampanye mana yang paling memberikan hasil terbaik.

Contoh UTM pada link produk atau landing page adalah sebagai berikut:

Contoh diatas dapat membantu Anda untuk memahami UTM, ada tiga komponen utama yang perlu Anda kenali yaitu:

  1. utm_source digunakan untuk menunjukkan dari mana pengunjung datang ke halaman Anda. Misalnya, jika Anda membagikan link melalui Instagram, maka utm_source bisa diisi dengan “instagram”. Jika berasal dari Google, email, atau WhatsApp, maka isinya bisa disesuaikan dengan platform tersebut.
  2. utm_medium menjelaskan jenis media atau cara Anda melakukan promosi. Ini bisa berupa “social” jika Anda promosi lewat media sosial, “email” jika melalui email, “cpc” jika menggunakan iklan berbayar per klik, atau “referral” jika trafik berasal dari tautan yang dibagikan oleh situs lain.
  3. utm_campaign berfungsi sebagai penanda nama kampanye yang sedang Anda jalankan. Ini sangat berguna untuk membedakan antara satu promosi dengan promosi lainnya. Misalnya, Anda bisa menuliskan “promo_juni” untuk promosi bulan Ramadan, “launch_produk” saat meluncurkan produk baru, atau “diskon_akhir_tahun” untuk promo menjelang tutup tahun.

Ketika Anda menjalankan iklan di Meta Ads (Facebook atau Instagram), salah satu langkah penting adalah memastikan URL tujuan (destination URL) yang Anda masukkan sudah dilengkapi dengan parameter UTM. Misalnya, Anda bisa menggunakan link landing page dari UTAS seperti ini: 

https://lp.utas.me/store/produk-ajaib?utm_source=facebook&utm_medium=ads&utm_campaign=promo_maret

Ketika calon pembeli mengklik iklan tersebut, mereka akan diarahkan ke landing page (LP) UTAS yang Anda tentukan. Setelah sampai di halaman tersebut dan mengisi form checkout, informasi UTM yang ada di URL secara otomatis akan terbaca oleh sistem UTAS.

Data UTM ini kemudian disimpan bersama setiap order yang masuk, dan bisa juga dikirim ke berbagai tools lain yang Anda gunakan—seperti Google Sheets, CRM, atau Meta Conversion API—untuk keperluan pelacakan konversi, analisis performa iklan, dan otomatisasi lainnya. Dengan begitu, Anda tidak hanya tahu siapa yang membeli, tapi juga tahu dari mana mereka datang dan iklan mana yang paling efektif.

Selain itu, Anda bisa menggunakan dynamic parameter saat menyetel URL iklan di Meta Ads untuk mempermudah pelacakan performa tanpa harus membuat banyak link manual. Misalnya:

https://lp.utas.me/store/produk?utm_source={{site_source_name}}&utm_medium={{placement}}&utm_campaign=promo_juni

Dengan format ini, sistem Meta akan otomatis mengganti {{site_source_name}} dan {{placement}} sesuai data aktual, seperti:

utm_source=facebook/instagram/tiktok
utm_medium=feed/ads/social

Dengan memahami komponen UTM ini, Anda dapat melihat dengan lebih jelas dari mana asal pengunjung, melalui jalur apa mereka menemukan produk Anda, dan kampanye promosi mana yang memberikan hasil terbaik. Informasi ini sangat berguna untuk mengevaluasi strategi pemasaran Anda, sehingga Anda bisa lebih fokus pada saluran yang paling efektif dan meningkatkan konversi secara optimal.

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 39