fbpx

Ini Cara Membuat Webinar dengan Banyak Peserta

Sebelumnya, Anda sudah tahu apa itu webinar, kan? Sebuah seminar virtual yang diadakan online. Nah, sekarang, bagaimana cara membuat webinar?

Katakanlah Anda ingin berbagi informasi tentang seputar keahlian Anda. Apa ya topik webinar yang menarik? Lalu, rundown acara webinar online seharusnya seperti apa?

Di artikel ini, kami akan membahasnya lengkap. Selain itu, kami juga akan memberikan contoh webinar untuk jadi inspirasi Anda. Yuk, baca informasi selengkapnya!

Cara Membuat Webinar yang Menarik

Inilah 10 langkah cara membuat webinar yang akan mendatangkan banyak peserta:

1. Tentukan Tujuan Kegiatan Webinar

Di awal, kami sampaikan kalau kegiatan webinar bisa jadi sarana berbagi ilmu atau skill baru. Namun, itu bukan satu-satunya tujuan pelaksanaan webinar yang menarik, kan?

Beberapa orang mungkin ingin tahu cara membuat webinar untuk mempromosikan produk, sementara yang lain untuk tujuan monetisasi.

Itulah kenapa menentukan tujuan webinar itu penting. Soalnya, akan membantu Anda memutuskan apa yang ingin dicapai sebagai tolok ukur keberhasilan event.

Di tahap cara membuat webinar ini tentukan tujuan webinar, apakah edukasi, promosi, atau monetisasi. Lalu, buat metrik jelas seperti jumlah peserta dan durasi, serta atur waktu pelaksanaan kegiatan webinar.

Nah, contoh webinar dari Hubspot ini bisa jadi inspirasi kalau tujuan Anda untuk promosi dan meningkatkan brand awareness.

contoh webinar dari Hubspot dengan tujuan yang ditentukan untuk brand awareness

2. Pahami Siapa Audiens Anda

Menetapkan tujuan saja tidak cukup untuk memastikan keberhasilan sesi webinar. Anda juga perlu memahami siapa audiens yang akan hadir di webinar Anda.

Apakah mereka pekerja kantoran, mahasiswa, entrepreneur, atau masyarakat umum?

Nah, beda dengan menetapkan tujuan, kali ini Anda tidak bisa cuma mengandalkan asumsi. Jadi, lakukan riset audiens dulu, ya.

Setiap kelompok audiens biasanya punya karakteristik sendiri saat mengikuti event online atau menyerap materi yang diberikan. Riset telah membuktikannya.

Oh ya, kelompok audiens juga mempengaruhi waktu webinar. Untuk pelajar, sore hari itu ideal. Kalau untuk pekerja kantoran, pukul 19.00 adalah prime time-nya.

Untuk membuat webinar, pahami audiens Anda, termasuk pain point dan minat mereka. Kalau ada beberapa target audiens, buatlah persona masing-masing.

3. Pilih Topik Webinar yang Menarik

Katakanlah Anda punya keahlian di bidang SEO. Tujuan Anda, membangun personal branding sebagai ahli SEO. Lalu, bagaimana cara membuat webinar yang menarik?

Pilih topik webinar yang pas dengan audiens di niche Anda. Bukan hanya yang Anda anggap bagus, tetapi juga bermanfaat bagi peserta kegiatan webinar.

Anda bisa buat daftar topik sesuai dengan keahlian. Formatnya bisa berupa panduan umum, tutorial, atau pendapat tentang tren di niche Anda.

Untuk tahun 2025, beberapa topik webinar yang menarik misalnya tren SEO di zaman AI, cara pakai SEO di konten multimedia, dan SEO e-commerce untuk jualan produk digital.

Oh ya, kalau perlu, Anda bisa membuat polling atau survei untuk memastikan topik yang dibutuhkan. Pastikan juga Anda punya pengetahuan yang cukup untuk membahasnya.

Demi sebuah topik webinar yang menarik, boleh kok pakai Google Trends atau tool riset keywords. Jadi, Anda bisa  tahu popularitas topik dan minat audiens. Ini penting sebagai cara membuat webinar, lho.

contoh webinar SEO di salah satu platform SEO terkenal

4. Susun Rundown Acara Webinar Online

Anda akan masuk ke langkah teknis saat mulai menyusun rundown acara webinar online. Tahapan ini tak boleh dilewatkan di setiap kegiatan webinar.Kenapa demikian?

Setiap sesi webinar harus berjalan lancar, kan? Ini termasuk waktu yang cukup untuk pembicara, adanya sesi tanya jawab, serta istirahat atau kegiatan interaksi dengan peserta.

Tanpa rundown acara webinar online yang pas, semua bisa kacau, lho.

Bayangkan, pembicara tidak tahu kapan harus bergabung dan membuat peserta menunggu. Atau, peserta mencatat banyak pertanyaan untuk sesi Q&A, tetapi tidak ada sesi itu.

Lalu, bagaimana cara membuat webinar dengan rundown yang baik?

Buat susunan acara sesuai jenis webinar, baik sesi tunggal, half-day, atau full-day. Jangan lupa sertakan nama pemateri, waktu, durasi, serta informasi lainnya di dalamnya.

Oh ya, pastikan rundown acara webinar online dimiliki peserta setelah mereka mendaftar.

Contoh rundown acara webinar online

5. Siapkan Materi Webinar dengan Baik

Langkah cara membuat webinar ini bisa dilakukan sebelum atau sesudah menyusun rundown, tergantung jenis webinarnya.

Kalau Anda menyiapkan materi sebelum adanya rundown, nantinya Anda perlu menyesuaikan penyampaian saat webinar. Sebab, ada durasi yang sudah ditentukan.

Sebaliknya, kalau Anda membuat materi berdasarkan durasi rundown acara webinar online, Anda bisa menyusun materi sesuai waktu atau urutan pemateri.

Opsi kedua ini biasanya lebih pas untuk menjaga efektivitas sesi webinar dan menghindari duplikasi informasi antar pemateri.

Lalu, bagaimana cara membuat materi webinar yang menarik?

Materi webinar harus sesuai dengan durasi dan audiens event tersebut

Buatlah outline dari poin utama materi webinar. Jangan lupa, fokuslah pada topik yang ditentukan agar peserta bisa dapat manfaat yang diharapkan.

Bila perlu, siapkan materi pre-test dan post-test. Ini untuk mengukur kemampuan peserta webinar dan menunjukkan peningkatan ilmu yang sudah mereka dapatkan.

Gabungkan elemen visual dan teks relevan dengan topik dan pemahaman peserta. Pastikan informasi Anda faktual dan menggunakan data terbaru untuk kredibilitas webinar Anda, ya.

6. Pilih Platform Kegiatan Webinar

Memilih platform yang tepat adalah langkah kunci dalam cara membuat webinar. Platform webinar adalah software atau layanan untuk webinar.

Google Meet, Zoom atau bahkan Discord sering jadi pilihan platform untuk banyak webinar yang menarik.

Pilih platform kegiatan webinar dengan baik

Sebuah platform webinar harus bisa melakukan presentasi online dan berkomunikasi dengan audiens. Jadi, fitur seperti screen sharing dan chat untuk interaksi wajib ada.

Fitur dasar ini bukan satu-satunya pertimbangan saat memilih platform webinar, lho. Kemudahan penggunaan dan kebutuhan teknis perangkat juga penting.

Tak mau kan kegiatan webinar Anda jadi tak bisa diakses semua peserta karena kendala teknis?

Yang paling penting, pastikan platform webinar Anda mampu menampung semua peserta yang mendaftar. Apalagi kalau platform webinar gratis yang Anda butuhkan.

Zoom memberikan akses gratis untuk webinar ke 100 peserta selama 40 menit. Kalau Google Meet bisa untuk 100 peserta selama 60 menit untuk versi gratisnya.

7. Membuat Webinar sesuai Platform

Langkah cara membuat webinar ini akan ditentukan dari jumlah peserta, durasi dari rundown acara webinar online dan platform yang Anda gunakan.

Untuk membuat webinar di Google Meet versi gratis, cukup buat New Meeting, lalu pilih Create a Meeting for Later untuk mendapatkan link event Anda.

Bagaimana dengan cara membuat webinar di Zoom? Login dengan akun Google atau lainnya, lalu pilih Jadwal. Kalau versi terbatas, pilih Rapat, isi data, dan dapatkan link-nya.

Jangan heran, ya. Untuk versi gratis memang Anda akan menggunakan opsi rapat. Sedangkan opsi kegiatan webinar hanya bisa untuk pengguna premium dengan fitur, durasi dan jumlah peserta lebih banyak.

Jangan heran, ya. Untuk versi gratis, Anda hanya bisa menggunakan opsi rapat. Opsi webinar itu khusus pengguna premium dengan fitur, durasi, dan jumlah peserta lebih banyak.

Oh ya, langkah cara membuat webinar di atas hanya untuk menyiapkan tempat presentasi. Kalau ingin menjual webinar sebagai sumber pendapatan, ada langkah lainnya, lho.

8. Menjual Webinar dengan Mudah

Masalah umum cara membuat webinar adalah bagaimana cara menjualnya dengan baik. Ini opsi penting bagi content creator yang ingin dapat cuan dari webinar yang menarik

Kalau Anda ingin melakukan semua langkah teknis sendiri, Anda bisa membuat landing page. Lalu, Anda bisa menyiapkan payment gateway untuk registrasi, dan mengatur pengiriman email tentang informasi webinar ke peserta.

Sayangnya, cara ini kurang ramah pemula. Itulah kenapa platform seperti X cukup membantu. Hanya dengan 2 langkah mudah, Anda bisa menjual kegiatan webinar Anda, lho.

Menjual kegiatan webinar webinar sebagai produk digital mulai banyak dilakukan terutama di platform Utas

Jadi, cukup isikan data webinar berbayar Anda dan link yang Anda dapatkan dari Google Meet atau Zoom. Kemudian, tentukan harga dari webinar itu.

Bahkan, akan ada opsi untuk menjual rekaman webinar sebagai produk digital juga, lho. Termasuk saat nantinya Anda ingin menjadikannya sebagai ebook atau kursus online di Utas.

9. Promosikan Webinar di Banyak Platform

Platform webinar sudah siap dan materi sudah lengkap. Eh, di hari H, webinarnya malah sepi.

Tak mau itu terjadi, kan? Maka, promosi kegiatan webinar tak boleh Anda lewatkan dalam tahapan cara membuat webinar.

Tak harus lewat promosi berbayar, kok. Banyak cara menggaet peserta dengan posting di Instagram, blog perusahaan, atau menggunakan platform seperti Utas.

Yang penting, rencanakan promosi webinar dengan baik. Kalau Anda mengadakan webinar sendiri, maka Anda perlu membuat halaman khusus alias landing page untuk memberikan informasi umum dan tempat pendaftaran webinar.

Promosi menjadi salah satu upaya membuat webinar yang menarik dapat banyak audiens

Bagaimana kalau dengan Instagram? Gunakan caption untuk mencantumkan detail topik, tanggal, dan manfaat menghadiri event seperti contoh webinar ini.

10. Latihan Presentasi Webinar

Semua langkah membuat webinar sudah Anda lakukan. Namun, perjalanan Anda sebagai penyelenggara belum selesai, lho. Anda masih perlu mempersiapkan presentasi materi.

Ini bisa jadi kunci untuk mengadakan webinar yang menarik dan dihadiri banyak peserta yang antusias, lho.

Persiapan webinar penting untuk memastikan materi bisa Anda sampaikan sesuai durasi. Latihan presentasi juga sekaligus menguji faktor-faktor seperti jaringan internet, kualitas suara, dan video.

Selain itu, saat menggunakan slide, pastikan tiap slide terlihat jelas dan sesuai dengan narasi yang Anda bangun. Penting juga untuk tahu cara menangani situasi yang tidak diinginkan.

11. Melaksanakan Webinar Tepat Waktu

Waktu yang ditunggu telah tiba, saatnya menjalankan kegiatan webinar sesuai persiapan Anda.

Mulailah dengan perkenalan dan penjelasan outline, serta ikuti rundown acara webinar online.,Sampaikan materi dengan menarik dan relevan dengan topi. Namun, tetap fleksibel terhadap perubahan.

Atur keterlibatan audiens selama webinar dan sesi Q&A sesuai kesepakatan.

Melaksanakan webinar tepat waktu merupakan bagian cara membuat webinar yang penting

Sebisa mungkin, gunakan ruang khusus atau studio untuk menjaga profesionalisme. Jaga tone suara dan postur yang baik, serta hindari gangguan seperti nada dering HP.

Jika ada kendala teknis, tetap tenang dan atasi sesuai kemampuan. Pastikan elemen penting, seperti rekaman webinar dan fitur polling, diaktifkan.

12. Follow Up Setelah Webinar

Terakhir, cara membuat webinar harus melibatkan follow up ke audiens. Ini penting untuk menjaga hubungan baik dan mendapatkan feedback yang bermanfaat.

Banyak contoh webinar yang mengirimkan email ucapan terimakasih ke email peserta dan link untuk melihat rekaman webinar. Ada juga yang mengirimkan slide presentasi dalam bentuk ebook.

Artinya, langkah follow itu bisa apa saja tergantung strategi komunikasi yang Anda gunakan.

Untuk jenis webinar promosi bisnis, langkah follow up biasanya diikuti dengan penawaran diskon khusus untuk menggunakan produk yang ditawarkan atau didemokan.

Sudah Siap Menggelar Kegiatan Webinar Anda

Semua langkah dalam cara membuat webinar sudah kami jelaskan. Cukup mudah, bukan?

Sayangnya bagi beberapa pemula, bisa saja cukup membingungkan. Apalagi pada tahapan cara menjual webinar untuk bisa mendatangkan uang.

Itulah kenapa platform seperti Utas bisa jadi pilihan melakukannya. Anda jadi tak perlu repot membuat website, mengatur payment gateway dan melakukan follow up manual. Semua hal teknis akan dijalankan oleh sistem di Utas.
Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan ragu mencoba kemudahan membuat webinar di Utas dengan berbagai fitur yang ramah pemula. Selamat berkarya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *