fbpx

Apa itu Ebook? Ini Pengertian, Kelebihan & Kekurangannya!

Minat baca di Indonesia terus naik. Sayangnya, jumlah buku sendiri masih sedikit. Tak heran, banyak yang berpikir kalau saja ada lebih banyak ebook, tren ini bisa makin positif.

Kenapa begitu? Ebook adalah produk digital yang lebih mudah diproduksi dan cepat didistribusikan. Jadi, pembaca akan punya lebih banyak pilihan judul sesuai minat mereka.

Bagi penulis, membuat ebook juga cenderung lebih mudah dan murah. Bahkan, bisa jadi peluang untuk jual ebook dan dapat cuan.

Nah, artikel ini akan membahasnya lengkap apa itu ebook, serta cara membuat dan menjual ebook untuk bisa meraih cuan. Penasaran? Yuk, baca selengkapnya!

Apa itu Ebook?

Ebook adalah singkatan dari electronic book. Ini merupakan versi digital dari buku cetak atau buku yang memang dibuat khusus sebagai buku digital.

Sebuah ebook tentunya dirancang untuk dibaca di perangkat elektronik, apapun itu. Bisa menggunakan ponsel, tablet, komputer, atau perangkat khusus bernama e-reader.

Saat ini, ebook dianggap sebagai sebuah gebrakan teknologi. Padahal, sejarah ebook sendiri sudah dimulai sejak tahun 1970-an.

Pada masa itu, ada Project Gutenberg yang digagas oleh Michael S. Hart. Proyek ini bertujuan untuk membuat salinan digital dari teks-teks sastra yang banyak diminati orang.

Ebook adalah buku elektronik yang dimulai dari adanya Project Gutenberg

Perkembangan ebook sendiri baru maju pesat di akhir tahun 2000-an. Terutama, saat Amazon meluncurkan Amazon Kindle, salah satu produk e-reader pertama yang populer.

Sejak saat itu, industri penerbitan digital berkembang pesat. Soalnya, makin banyak orang yang bisa terjun untuk membuat ebook mereka sendiri.

Sementara bagi pembaca, ada opsi untuk bisa membaca buku dengan berbagai topik baru dengan lebih mudah berbekal perangkat digital mereka.

Bagaimana Cara Membaca Ebook?

Dengan buku cetak, Anda bisa membelinya di toko dan membacanya kapan saja. Sementara ebook adalah produk digital yang dibeli, disimpan, dan diakses seperti produk digital lain, misalnya CD musik.

Itulah kenapa secara umum, ada dua jenis ebook: ebook gratis dan ebook berbayar.

Ebook gratis bisa diunduh dan dibagikan tanpa biaya. Sedangkan ebook berbayar harus dibeli dengan akses tertentu: ada yang lepas dan ada yang tergantung platform tertentu.

Menggunakan Komputer

Cara paling mudah untuk membaca ebook adalah menggunakan komputer dengan format PDF. Ini juga format yang digunakan pada Project Gutenberg, lho.

Anda bisa memakai aplikasi PDF seperti Foxit Reader atau Adobe Acrobat yang harus diinstall dulu. Atau, cukup menggunakan fitur bawaan browser seperti Chrome atau Firefox yang sudah mendukung pembacaan PDF.

Ebook perlu dibaca dengan aplikasi khusus untuk ebook Reader

Menggunakan E-Reader

E-reader adalah salah satu perangkat yang khusus dibuat untuk membaca ebook. Beberapa di antaranya adalah Amazon Kindle, Kobo, dan Nook.

Ebook reader dirancang dengan layar yang nyaman untuk mata, mirip dengan tampilan kertas dari buku. Jadi, Anda bisa membaca buku elektronik itu dalam waktu lama tanpa merasa lelah.

Contoh aplikasi ebook reader yang sering digunakan

Oh ya, banyak e-reader yang mendukung format file yang berbeda, selain PDF yang bersifat umum.

E-readerFormat Ebook
Amazon KindleMOBI, AZW, PDF
KoboEPUB, PDF, MOBI, CBZ, CBR
Google Play BooksEPUB, PDF
Barnes & Noble NookEPUB, PDF, MOBI, CBZ, CBR
PocketBookEPUB, PDF, MOBI, FB2, DJVU, CHM, HTM, RTF
BooxEPUB, PDF, MOBI, FB2, DJVU, CHM, HTM, RTF, CBZ, CBR, CB7

Menggunakan Tablet atau Ponsel

Anda juga bisa membaca ebook di tablet atau ponsel. Hampir semua ponsel sekarang mendukung fitur membaca ebook, meskipun biasanya hanya untuk format PDF.

Kalau ebook Anda dalam format lain, seperti EPUB atau MOBI, Anda mungkin perlu mengunduh aplikasi tertentu untuk membacanya.

Menariknya, kini ada aplikasi yang memungkinkan Anda mengakses ebook dari berbagai platform. Contohnya, Amazon Kindle memiliki aplikasi sendiri di iOS dan Android.

Langkah-langkah untuk membaca ebook:

  • Temukan sumber ebook yang ingin Anda baca.
  • Kalau gratis, unduh dan simpan di komputer, tablet, ponsel.
  • Kalau berbayar, beli sesuai jenis ebook yang Anda pilih (sekali beli/berlangganan).
  • Untuk ebook yang bisa disimpan, buka file manager di perangkat dan cari file ebook.
  • Kalau formatnya didukung, Anda bisa langsung membacanya. Kalau tidak, unduh aplikasi yang diperlukan dulu.
  • Untuk ebook di platform khusus, Anda hanya bisa membaca ebook di platform itu.

Kelebihan dan Kekurangan Ebook

Anda sudah tahu apa itu ebook dan cara membaca ebook. Lalu, apa sih alasan Anda harus menggunakan ebook? Memangnya apa kelebihan dan kekurangan ebook?

Kelebihan Ebook

  • Mudah Dibawa — Ebook memungkinkan Anda membawa banyak buku secara praktis. Dengan format digital, cukup gunakan ponsel, tablet, atau ebook reader yang ringan.
  • Tahan Lama — Buku cetak bisa usang atau rusak karena air dan sobek, tetapi ebook tidak. Bahkan, kalau disimpan di cloud seperti Google Drive atau iCloud, ebook akan lebih aman.
  • Bisa Dikustomisasi — Buku cetak punya standar ukuran dan font sendiri. Kalau terlalu kecil,  bisa membuat pembaca tidak nyaman. Sementara ebook umumnya punya pengaturan ukuran dan jenis font, kecuali PDF.
  • Banyak Buku Baru — Buku cetak perlu waktu lama untuk sampai ke pembaca. Dengan ebook, penulis bisa langsung menerbitkannya di berbagai platform seperti Utas. Jadi, memudahkan pembaca mendapatkan buku baru dan edisi revisi dengan cepat.
  • Jangkauan Global — Ebook mudah dibuat dan didistribusikan. Tak ada lagi masalah pengiriman antar negara. Jadi, potensi penjualan buku Anda bisa jauh lebih besar.
  • Biaya Pembuatan Murah — Membuat ebook lebih murah daripada buku cetak karena tak perlu material dan biaya pengiriman. Penulis dengan anggaran terbatas jadi bisa membuat ebook sendiri.
  • Royalti yang Tinggi — Banyak platform e-book membebaskan Anda menentukan harga sendiri. Kadang juga menawarkan royalti yang lebih tinggi. Artinya, margin keuntungan bisa lebih besar, sehingga makin banyak orang tertarik membuat e-book.
  • Interaktif — Saat membaca e-book, Anda tidak perlu mencari kosakata di kamus karena sudah tersedia kamus digital. Anda juga bisa mengakses internet untuk melihat konten dari link dalam buku.
  • Minat Konsumen Tinggi — Sebagai penulis, Anda tidak perlu khawatir membuat e-book karena konsumen kini lebih familiar dengan produk digital ini. Apalagi, penjualannya terus meningkat setiap tahun.

Kekurangan Ebook

  • Kesehatan Mata — Buku cetak tidak memancarkan cahaya, sehingga lebih nyaman dibaca dalam waktu lama. Kalau e-book umumnya bisa membuat mata cepat lelah, kecuali kalau pakai e-Reader yang lebih ramah mata.
  • Ketergantungan Perangkat — Ebook reader biasanya tahan baterai sampai hitungan bulan. Sementara membaca di tablet atau ponsel bisa terganggu baterai yang habis dan perlu di-charge dulu.
  • Membuat Kurang Fokus — Pembaca buku cetak bisa lebih fokus pada informasi di buku. Kalau pembaca e-book di tablet atau ponsel biasanya mudah terganggu oleh notifikasi.
  • Risiko Bajakan — Buku cetak bajakan memang banyak, tetapi ebook lebih rentan. Alhasil, potensi cuan Anda sebagai penulis bisa hilang. Kecuali platform penjualan ebook Anda punya proteksi pembajakan, seperti Utas.


Bagaimana Cara Membuat Ebook?

Setelah tahu kelebihannya, Anda mungkin ingin membuat ebook. Sebab, perlu modal kecil, tapi potensi cuannya besar. Namun, bagaimana cara membuatnya, ya?


1. Tentukan Topik dari Ebook

Cara membuat ebook dimulai dengan memilih topik. Ini yang nantinya mempengaruhi tingkat kesulitan proses dan besaran potensi penjualannya.

Ada dua faktor utama dalam menentukan topik: keahlian Anda di bidang tersebut, yang mempengaruhi kualitas konten ebook. Kedua, kebutuhan audiens saat ini. Jadi, lakukan riset tentang tren topik yang berkembang, misalnya lewat Google Trends.

Mengecek Google Trends bisa menjadi cara membuat ebook

Misalnya, kalau Anda ahli di bidang digital marketing dan ingin membuat e-book untuk pemula, topik social media marketing lebih banyak dicari dibanding email marketing, lho.

Jadi, kalau ingin menulis ebook yang banyak dicari, mulai dulu dengan ebook panduan social media marketing.

2. Siapkan Rencana Pembuatan Ebook

Setelah memilih topik, rencanakan proses pembuatan e-book, ya. Itu termasuk jadwal penulisan dan strategi penjualan. Dan content plan itu penting.

Misalnya, kalau Anda ingin menulis ebook tentang Tren Digital 2025, pastikan untuk merilisnya paling lambat di awal tahun itu, ya. Kalau dirilis di pertengahan tahun, informasi yang Anda berikan mungkin sudah tidak relevan lagi, lho.

Oh ya, Anda juga perlu memikirkan strategi penjualan ebook. Tentukan apakah ingin menggunakan platform seperti Google, media sosial, platform seperti Utas, atau menjual langsung di website Anda.

Setelah itu, jangan lupa untuk membuat outline dari topik ebook Anda. Outline ini akan mempengaruhi jumlah halaman, dan tebalnya halaman sering menentukan harga ebook.

Selain itu, kalau Anda belum punya aplikasi untuk menulis dan mendesain ebook, tentukan apakah akan menggunakan aplikasi gratis atau berbayar.

Baca Juga: Apa itu Content Strategy

3. Mulai Menulis Ebook

Selanjutnya, ubah outline yang sudah dibuat menjadi penjelasan terstruktur. Kalau Anda menulis di tengah kesibukan, pilih waktu saat paling kreatif, ya. Ini akan meningkatkan kualitas tulisan dan memudahkan proses editing.

Contoh outline dari ebook menggunakan aplikasi Dynalist

Oh ya, Anda juga bisa menetapkan target penulisan, seperti jumlah kata yang harus ditulis setiap hari atau menyelesaikan bab tertentu dari outline.

Patuhilah panduan penulisan yang telah Anda buat, terutama dalam penggunaan bahasa, kedalaman penjelasan, dan jumlah halaman yang diharapkan.

Berikut beberapa alat yang bisa Anda manfaatkan saat menulis ebook:

  1. Google Docs atau Microsoft Word — Keduanya adalah aplikasi untuk menulis. Google Docs gratis dan butuh internet, sedangkan Microsoft Word berbayar dan bisa dipakai offline.
  2. Scrivener — Cocok untuk Anda yang ingin menulis novel dengan karakter dan alur yang teratur, Scrivener akan sangat membantu.
  3. Grammarly — Alat ini berguna untuk memeriksa tata bahasa. Sangat bermanfaat jika Anda menulis ebook dalam bahasa Inggris, sehingga tulisan Anda tampak profesional tanpa kesalahan.

4. Membuat Desain Ebook

Agar ebook Anda terlihat menarik, buatlah desain sesuai tema yang sudah ditentukan, baik untuk sampul maupun isi buku.

Ada dua cara yang bisa Anda pilih. Pertama, Anda bisa fokus pada desain sampul saja dan menggunakan Google Docs atau Microsoft Word untuk isi buku. Atau, Anda bisa merombak seluruh isi ebook.

Bagi yang sudah berpengalaman, alat seperti Adobe InDesign atau Microsoft Publisher bisa jadi pilihan tepat. Keduanya menawarkan berbagai opsi layout yang lengkap untuk kebutuhan profesional.

Canva menjadi salah satu aplikasi untuk membuat ebook

Bagi pemula, Canva sudah cukup untuk kebutuhan desain. Fitur-fiturnya mudah dipahami, dan versi Premium memungkinkan penambahan foto atau ilustrasi unik dengan mudah.

Setelah desain selesai, pastikan untuk menggabungkan semuanya dan simpan dalam format ebook yang akan dijual. Untuk versi umum, simpan dalam PDF.

Bagaimana Cara Menjual Ebook

Setelah ebook Anda siap, langkah berikutnya adalah menjualnya. Ini langkah-langkahnya

1. Upload di Platform Penjualan Ebook

Untuk menjual ebook, unggah ke platform yang dipilih. Kalau bukan produk digital eksklusif, Anda bisa menjual di beberapa platform sekaligus.

Di luar negeri, ada pilihan platform seperti Amazon Kindle, Google Play Books, Apple Books, dan Gumroad. Di Indonesia, Anda bisa menggunakan Utas untuk audiens lokal.

Platform untuk membuat ebook di Indonesia adalah Utas

2. Tentukan Harga Jual Ebook dengan Tepat

Setelah itu, isi informasi tentang ebook yang dijual. Biasanya berupa judul ebook, deskripsi, ISBN kalau ada, nomor pajak, dan lainnya termasuk harga.

Nah, pastikan semua informasi tadi diisi dengan benar. Khusus untuk harga, tentukan berdasarkan rencana sebelumnya. Harga ebook biasanya ditentukan dari:

  • Harga umum di topik tersebut — Cek harga ebook di niche yang sama. Misalnya, kalau buku pengembangan diri, harganya berkisar antara Rp100.000-Rp300.000, Anda bisa menetapkan harga dalam rentang itu agar ebook Anda bersaing.
  • Tawarkan diskon — Jika platform Anda memungkinkan, berikan harga diskon saat peluncuran ebook. Ini bisa meningkatkan penjualan sebelum harga kembali normal.
  • Tawarkan harga bundling — Jika Anda memiliki beberapa seri ebook, coba tawarkan harga bundling untuk pembelian beberapa buku sekaligus. Ini akan terlihat lebih menarik bagi pembaca dan membantu Anda menjual lebih banyak.
  • Hitung persentase bagi hasil — Selalu perhitungkan harga penjualan setelah dipotong bagi hasil platform. Jika tidak, jumlah yang Anda terima bisa jauh dari harapan. Biasanya, platform akan mengambil sekitar 10% dari harga penjualan ebook Anda.

Baca Juga: Pricing Strategy

3. Lakukan Promosi Ebook

Saat menjual ebook, jangan lupakan promosi. Lakukan sebelum atau setelah ebook tersedia untuk membangun rasa penasaran dan mengenalkan produk.

Promosi bisa disesuaikan dengan topik ebook dan anggaran. Kalau budget terbatas, cukup gunakan media sosial untuk menginformasikan ebook terbaru Anda.

Anda bisa mengadakan giveaway dengan hadiah ebook atau produk lain untuk menarik perhatian lebih banyak orang di media sosial.

Kalau perlu, gunakan strategi pemasaran berbayar, seperti iklan di Facebook atau Google, atau bayar influencer di niche tertentu untuk mempromosikan ebook Anda.

Apabila Anda memiliki daftar konsumen, lakukan email blast untuk memberi tahu mereka tentang produk terbaru Anda dan menarik minat mereka untuk membeli.

Kesimpulan

Ebook adalah buku dalam format digital yang dibuat dan diterbitkan secara online. Buku elektronik ini bisa diakses oleh pembaca melalui perangkat digital mereka.

Anda sudah mempelajari sejarah dan perkembangan ebook sebagai produk digital yang bermanfaat. Bahkan, dengan meningkatnya minat baca masyarakat, peran ebook akan semakin penting seiring dengan kemajuan teknologi nantinya.

Oh ya, kalau Anda memiliki keahlian di bidang tertentu, Anda bisa mulai membuat ebook sendiri, lho. Saat ini, banyak platform untuk content creator seperti Utas yang dapat membantu Anda menjangkau audiens lokal.

Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

Jika Anda tertarik untuk mencoba, Anda bisa jual ebook sebagai produk digital di Utas untuk menjangkau audiens lebih luas dan memaksimalkan pendapatan dari karya Anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *