fbpx

Email Marketing: Pengertian, Fungsi Penting dan Contohnya

Salah satu strategi pemasaran yang banyak dilakukan oleh perusahaan untuk menjangkau target audiens adalah email marketing. Anda mungkin sudah bisa menebak dari namanya bahwa strategi ini melibatkan penggunaan email (electronic mail). 

Strategi pemasaran melalui email cukup efektif bagi sebuah brand untuk lebih dekat dengan pelanggan. Jika ingin membangun brand awareness atau meningkatkan penjualan, tidak ada salahnya mencoba strategi ini. 

Pengertian Email Marketing 

Email marketing dapat diartikan sebagai model pemasaran digital (digital marketing) yang memanfaatkan email untuk memperkenalkan produk atau layanan bisnis kepada calon pelanggan. Perusahaan memiliki resource tersendiri untuk mendapatkan daftar email bisnis mereka. 

Email identik dengan penggunaan simbol “@” dalam penulisan alamat email. Insinyur komputer yaitu Ray Tomlinson yang mengawali metode komunikasi baru ini sekitar tahun 1971. 

Kemudian, pada tahun 1978 untuk pertama kalinya email komersial dikirimkan oleh Digital Equipment Corporation. Manajer pemasaran dari perusahaan tersebut yang bernama Gary Thuerk menggunakan email untuk mengirim promosi perusahaan komputernya kepada 400 orang. 

Kampanye iklan dengan memanfaatkan email ini sukses menghasilkan penjualan besar mencapai $13 juta. Hal tersebut membuat iklan email semakin populer dan banyak dimanfaatkan untuk kepentingan komersial. 

Melalui email bisnis, perusahaan dapat mempromosikan produk atau layanan terbaru mereka ke pelanggan. Anda juga dapat memanfaatkan channel tersebut untuk membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, sebab ini termasuk salah satu CRM (Customer Relationship Marketing). 

Ketika melakukan kampanye iklan dengan email, Anda perlu memahami regulasi email untuk mencegah pesan Anda masuk spam. Aplikasi email memiliki sistem yang dapat mendeteksi spam dengan tujuan untuk melindungi hak pelanggan. 

Baca juga: CRM Adalah: Pengertian, Fungsi dan Contoh Penggunaannya

1. CAN-SPAM Compliance 

Controlling the Assault of Non-Solicited Pornography and Marketing (CAN-SPAM) diterapkan sejak tahun 2003. Regulasi ini bertujuan untuk memastikan pelanggan hanya mendapatkan email yang relevan. 

Perusahaan yang ingin menggunakan email untuk promosi perlu mencantumkan banyak informasi mengikuti aturan CAN-SPAM. Beberapa informasi yang dimaksud antara lain nama perusahaan, alamat, penggunaan email yang benar, penulisan subjek yang sesuai isi email, penggunaan akun email yang benar pada bagian pengirim dan balasan pesan, serta pencantuman link khusus untuk email bisnis. 

2. GDPR Compliance 

General Data Protection Regulation (GDPR) adalah regulasi email yang mungkin lebih berat daripada CAN-SPAM. Perusahaan harus membuat email yang isinya tidak bertele-tele, informasi sesuai bisnis yang dijalankan perusahaan dan menyertakan track record. Dengan memenuhi regulasi ini, perusahaan akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan pelanggan. 

3. Hindari Kata-kata Spam 

Terdapat beberapa kata yang dapat ditandai sebagai spam oleh ISP (Internet Service Provider). Salah satunya adalah “klik di bawah ini” yang mungkin perlu Anda hindari agar email tidak dimasukkan dalam spam. 

Yakinkan pelanggan dengan informasi yang jelas dan benar agar email Anda tidak ditandai sebagai spam oleh pelanggan. Pastikan email tersebut masuk whitelist sehingga bisa masuk kotak promosi atau iklan email. 

Baca juga: Omnichannel: Pengertian, Manfaat, Jenis dan Contoh

Kapan Sebaiknya Menerapkan Email Marketing dalam Strategi Pemasaran Digital? 

Email menjadi media komunikasi yang lebih dulu ada sebelum media sosial menjamur seperti sekarang. Bahkan email marketing disebut sebagai “The King of Marketing Channel” karena sejak email diciptakan sudah lebih dari 4,5 miliar audiens yang dapat dijangkau oleh perusahaan. 

Berbagai jenis bisnis dapat memanfaatkan email untuk kampanye atau promosi produk. Kapan saat yang tepat bagi perusahaan untuk melakukan kampanye dengan email? 

1. Sudah Memiliki Target Pelanggan 

Bisnis yang memiliki pelanggan tetap, sudah bisa menggunakan pemasaran langsung dengan email. Dengan direct email, perusahaan dapat membangun loyalitas pelanggan sebab kampanye yang lebih dipersonalisasi. 

Pahami kebutuhan pelanggan agar Anda bisa mengirim promo produk yang sesuai dengan harapan pelanggan. Jika target Anda adalah pelanggan baru, pastikan mereka memang tertarik dengan produk atau jasa dari bisnis yang Anda jalankan. 

2. Ingin Mempromosikan Produk Terbaru 

Beberapa bisnis melakukan upgrade untuk produk atau layanan mereka agar lebih up to date dengan kebutuhan konsumen. Jika ada rencana untuk meluncurkan produk baru, strategi pemasaran email ini bisa diterapkan. 

Anda mungkin bisa memberikan promo lebih awal melalui email daripada channel promosi lain. Cara ini akan memberikan kesan spesial sehingga pelanggan merasa menjadi bagian perusahaan dan lebih tertarik dengan promo yang ditawarkan. 

Kemudian, Anda bisa lanjut mempromosikan produk melalui Utas.co untuk jualan konten atau produk digital maupun produk fisik. 

3. Perlu Menambah Traffic ke Website Perusahaan 

Anda mungkin memiliki konten baru terkait bisnis, Anda bisa memanfaatkan email marketing untuk mendorong lalu lintas ke konten website perusahaan. Kirim email ke pelanggan untuk memberitahu konten tersebut dengan iklan email yang menarik dan tidak lupa juga menyertakan CTA. 

4. Ingin Menumpulkan Survei dan Feedback 

Survei dan feedback membantu perusahaan dalam meningkatkan kualitas produk atau layanan mereka. Oleh sebab itu, perusahaan yang membutuhkan survei dan feedback dari pelanggan dapat mencoba mengirim email. 

5. Perlu Menghemat Biaya Campaign 

Terkadang perusahaan mungkin perlu memangkas biaya untuk iklan atau kampanye produk mereka. Jika Anda mengalami kondisi serupa, kampanye email bisa jadi alternatif. Iklan dengan email bisa lebih hemat daripada membuat iklan banner, billboard atau menyebarkan iklan media cetak lainnya. 

Contoh Email Marketing 

Contoh email yang termasuk iklan cukup banyak. Berikut beberapa contoh email iklan yang mungkin pernah Anda dapatkan. 

1. Promotion Email 

Email promosi sudah sangat jelas termasuk email marketing dan menjadi salah satu yang paling sering digunakan oleh perusahaan. Biasanya email ini berisi informasi produk, diskon, promosi dan konten lain yang relevan dengan produk. Termasuk CTA seperti “Beli di Sini”, “Pesan Sekarang” dan lain-lain. 

2. Survey Email 

Survei email biasanya dikirim oleh perusahaan atau bisnis untuk mencari tahu pendapat konsumen terkait produk atau layanan perusahaan. Ini juga bisa digunakan untuk perusahaan mendapatkan ulasan, testimoni dan penilaian dari pelanggan. 

3. Seasonal Marketing Email 

Contoh email pemasaran adalah email yang memberitahukan pelanggan terkait penjualan produk yang akan datang. Banyak brand terutama produk elektronik seperti smartphone yang menggunakan strategi pemasaran ini. 

FAQ 

1. Seperti Apa Itu Email Marketing? 

Sederhananya, email ini berisi konten atau pesan yang bersifat komersial seperti promo produk terbaru, jadwal event mendatang dan lainnya. 

2. Apa Saja 3 Tipe Email Marketing? 

Email pemasaran beragam, 3 jenis email pemasaran yang paling populer adalah promotion email, survei email dan seasonal marketing email. 

3. Apa Bentuk Pemasaran Email yang Paling Umum? 

Promotion email atau email promosi adalah jenis pemasaran email yang paling sering digunakan untuk promosi produk dan layanan bisnis. 

4. Kapan Email Marketing Digunakan? 

Saat yang tepat untuk menggunakan email marketing yaitu ketika perusahaan membutuhkan beberapa hal berikut: 

– Ingin mempromosikan konten produk 

– Membangun relasi dengan pelanggan 

– Menambah leads pelanggan 

– Memasarkan produk 

– Mengajak pelanggan untuk membagikan informasi pribadi 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *