fbpx

Content Plan: Pengertian, Cara Membuat dan Contoh

Apa Anda seorang content creator? Jika iya, maka langkah apa yang biasanya pertama dilakukan dalam membuat content? Tentu jawabannya adalah content plan atau merencanakan konten. Tanpa perencanaan yang baik tentu hasilnya juga tidak memuaskan. 

Para content creator sukses tentu tahu kalau content plan ini wajib dilaksanakan agar bisa memetakan dengan baik dan mendapatkan goals. Lalu, apa bedanya dengan content strategy? Mengapa content plan penting dan bagaimana langkah membuatnya? 

Tanpa berlama-lama lagi Anda bisa simak penjelasan artikel berikut agar mendapatkan penjelasan lengkapnya. Yuk kita simak bersama. 

Pengertian

Secara sederhana, content plan adalah sebuah rancangan untuk konten agar bisa mendapatkan tujuan yang diinginkan. Untuk seorang pembuat content, tentu tujuan akhirnya adalah untuk mendapatkan pelanggan/pengikut. 

Jadi, ibaratnya content plan ini adalah kerangka yang harus dibangun untuk membuat bangunan yang kokoh. Content planningnya bisa ditentukan dengan pertanyaan seperti konten apa yang akan dibuat? platform apa yang dipilih? Siapa target audiensnya? Sampai kapan konten dipublikasikan? 

Semua itu harus terjawab dengan baik melalui perumusan perencanaan konten ini. Berdasarkan Clear Voice, yang dimaksud content plan ini berupa aset dan data marketing. Mengapa data ini diperlukan dalam membuat konten? 

Hal ini karena dalam setiap konten yang dibuat, para digital marketing memikirkan target pasar yang akan menonton konten Anda agar bisa mencapai goalsnya. 

Untuk itu, diperlukan perencanaan konten yang baik agar sesuai dengan yang diharapkan baik itu mendapatkan engagement atau pembelian dari produk yang dipasarkan. 

Content planning ini dibutuhkan juga dalam brand awareness supaya konversi menjadi meningkat. Apa hasil akhirnya? Anda memperoleh lead yang berguna untuk marketing. 

Content Plan vs Content Strategy 

Content strategy ini sering disamakan dengan content plan, padahal keduanya memiliki perbedaan. Apa bedanya? Untuk content strategy merupakan pengaturan pada setiap konten yang dibuat untuk semua versi, baik itu visual atau tertulis. 

Memang dalam content strategy ini juga menentukan konten seperti apa yang dibuat, apa tujuannya dan kepada siapa ditujukan. Namun, dalam strategi konten ini lebih berfokus pada strategi yang diperlukan agar tujuan berhasil. 

Sedangkan content plan lebih mengarah pada jadwal kapan konten diupload, pemilihan platform terbaik, dsb. 

Jadi, bisa disimpulkan keduanya memiliki peran penting dalam suatu konten. Oleh sebab itu, keduanya tetap diperlukan karena dalam perencanaan konten di dalamnya terdapat juga konten strategi sebagai pondasi yang kuat mencapai tujuan. 

Mengapa Content Plan Penting? 

Pertanyaan ini tentu membuat penasaran apalagi yang terlibat dalam pembuatan konten. Content planning diperlukan karena beberapa alasan berikut: 

  • Membuat konten sejalan dengan tujuan. 
  • Konten yang dihasilkan lebih efisien dan konsisten. Jadi, kualitas konten meningkat dan frekuensi upload juga lebih tinggi. 
  • Adanya analisis dalam konten berguna agar mengerti keinginan audiens. 
  • Sumber daya lebih optimal. Hal ini karena dengan perencanaan memungkikan sumber daya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. 
  • Lebih mudah beradaptasi jika terjadi dinamika pasar. 

Langkah-Langkah Membuat Content Plan yang Efektif

Apa Anda sudah mulai mengerti gambaran dari content plan ini? Setelah lebih paham, kini saatnya mengetahui langkah membuatnya agar berjalan dengan efektif. 

Setiap perusahaan biasanya memiliki caranya masing-masing agar konten berjalan efektif. Namun, berikut akan tetap kami bagikan langkah-langkah yang penting dilakukan agar bisa menerapkannya dengan baik. Yuk, simak selengkapnya.

1. Tentukan Goals yang Dicapai 

Langkah pertama yang dilakukan yaitu menentukan tujuan apa yang akan dicapai dalam membuat konten. Dengan demikian, Anda harus menentukan content strategynya dulu. Tujuan serta penentuan target pasar menjadi hal yang paling mendasar. 

Pasalnya, tanpa tujuan dan target pasar yang jelas maka konten tidak akan menarik di mata konsumen tersebut. 

2. Buat Kategori 

Jika sudah menentukan tujuan, maka langkah berikutnya membuat kategori. Pengkategorian ini diperlukan agar konten yang dibuat relevan dengan brand yang akan dipromosikan. Contohnya adalah ingin memasarkan minuman “Chocolatos”. 

Maka, konten yang dibuat haruslah berkaitan dengan minuman tersebut. Contoh varian rasa minuman chocolatos, konten resep masak dengan tambahan produk tersebut, dsb. Dengan begitu, kategori yang dibuat ini bertujuan agar tidak jauh dari brand tersebut. 

3. Buat Calendar Editorial yang Rapi 

Hal yang tidak kalah penting lainnya yaitu calendar editorial. Apa isinya? Di dalamnya ada data  lengkap tentang konten yang dibutuhkan. Anda bisa memanfaatkan aplikasi lembar kerja seperti spreadsheet. 

Didalamnya buatlah data yang berisi kategori, prioritas, status, jadwal perilisan, dsb. Buatlah sesuai kebutuhan. 

4. Pilih Platform yang Tepat 

Platform juga sangat menentukan untuk mencapai target pasar Anda. Jadi, jangan lewatkan ya langkah ini. Ada banyak platform yang bisa digunakan para content creator. Namun, target pasarnya bisa berbeda-beda. 

Jika Anda memiliki konten premium untuk audiens, platform lokal terbaik yang bisa digunakan yaitu Utas. Disana, Anda bisa menjual produk fisik atau konsultasi dengan mudah. Kelebihan lainnya yaitu sudah puluhan ribu pengguna Indonesia maupun luar negeri.

5. Lakukan Riset Sebelum Menentukan Topik Konten 

Langkah terakhir yaitu melakukan riset. Riset penting untuk memberikan ide konten yang unik dan otentik. Riset ini bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai tool yang ada. Contoh Google analitik untuk riset keyword, menemukan pandangan untuk konten, dsb. 

Anda juga bisa riset isi konten apa yang cocok dan membuatnya unik sesuai dengan image brand tersebut. Apabila kontennya sesuai dan menarik, siap-siap engagement akan meroket. Menarik bukan? 

Contoh Content Plan yang Sukses 

Untuk lebih jelasnya tentang contoh content plan, Anda bisa melihatnya di bawah ini. 

HariKategoriTopikPlatformJadwal PublikasiTujuan
Senin Gambar motivasiQuotes positif tentang hidup sehatInstagram10.00 AMMeningkatkan awareness dan  engagement 
SelasaArtikel tips n trik 10 Cara Ampuh Bakar KaloriLinkedIn 11.00 PM Meningkatkan trafik blog, edukasi, dan menaikkan engagement
RabuVideo tutorial Senam Aerobik YouTube, Instagram, Utas06.00 AMEdukasi, meningkatkan brand awareness dan engagement 
KamisLive StreamingTanya jawab dengan audiens Instagram, Utas08.00 PMMembangun interaksi yang baik dengan audiens dan meningkatkan keintiman serta engagement 
JumatPodcast dengan Motivator Membuka forum konsultasi dan cerita motivasiInstagram, Utas07.00 PM Inspirasi, meningkatkan engagement 
SabtuKontes senam aerobikSenam aerobik paling semangat dan hafal gerakanInstagram, Facebook 09.00 AMMeningkatkan followers dan engagement 
Minggu Rangkuman Mingguan Rekap aktivitas seminggu iniStory Instagram04.00 PM Meningkatkan engagement dan membuat audiens menjadi loyal 

Dari contoh content plan di atas, Anda bisa melihat bahwa waktu publikasinya berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan jenis kontennya agar audiens bisa melihatnya di waktu yang tepat. Anda bisa menambahkan keterangan lengkap di bawahnya untuk memperjelaskan rencana konten. 

Nah, itu dia penjelasan lengkap tentang content plan yang wajib dilakukan bagi orang yang bekerja di digital marketing. Gunakan Utas supaya lebih mudah dalam menjual konten Anda dan terpercaya. Platform ini juga tepat dalam content plan dengan fitur yang mendukung. Semoga berhasil. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *